Proyeksi Peta

Posted on

Proyeksi Peta – Kali ini edmodo.id akan mengulas tentang ilmu geografi yang berjudul proyeksi peta lengkap dengan Pengertian, Jenis, Macam, Syarat dan Gambarnya.

Maka mulailah simak penjelasannya dibawah ini.

Pengertian Proyeksi Peta

Proyeksi Peta
Proyeksi Peta

Proyeksi peta ini ialah merupakan upaya untuk memindahkan garis – garis pada paralel dan juga meridian dari bidang lengkung atau globe ke bidang yang datar.

Di dalam upaya ini tidak mungkin untuk melakukan tanpa adanya kesalahan.

Maka dari itu, diperlukan cara agar di dalam memindahkan pada bidang lengkung ke bidang datar ini dilakukan dengan meminimalkan kesalahan yang terjadi.

Untuk memenuhi tiga aspek tersebut, dan pada kegiatan maupun aktivitas proyeksi pun akan di butuhkan.

Secara dengan yang sangat sederhana proyeksi ini ialah suatu pemindahan dari bidang lengkung ke bidang yang datar.

Ini artinya proyeksi tersebut merupakan suatu sistem yang memberikan suatu hubungan antara posisi titik – titik yang ada di bumi dan juga di peta.

Apabila kita membelah suatu globe setelah itu di bentangkan menjadi bidang yang datar.

Pasti ada beberapa posisi yang sangat terkesan dan melengkung, ini lah yang di namakan dengan distorsi maupun kesalahan.

Dan dari kesalahan ini kemudian akan timbul ketidak tepatan dari bentuk, yang luas, dan juga jarak yaitu melanggar tiga aspek yang ada pada peta yang harusnya untuk memenuhi yang ada di atas.

Untuk dapat mengurangi tingkat di storsi ini, di perlukan untuk proyeksi peta.

Berhubungan dengan hal ini, proyeksi pada peta tersebut bisa atau dapat juga di definisikan yaitu sebagai suatu cara untuk memindahkan sistem yang ada pada paralel dan juga meridian dari globe ke bidang yang datar itu dengan kesalahan yang sekecil – kecilnya.

Jenis – Jenis Proyeksi Peta

Proyeksi Peta
Proyeksi Peta

Jenis atai macam proyeksi peta oti secara umumnya dibedakan menjadi 2, yakni dengan berdasarkan bidang proyeksi serta juga dengan berdasarkan kedudukan (posisi) bidang proyeksi.

1. Jenis Bidang Proyeksi

Proyeksi pada peta yang berdasarkan dengan bidangnya itu di bedakan menjadi tiga, di antaranya yaitu :

  • Bidang datar.
  • Bidang kerucut.
  • Bidang silinder.

2. Jenis Bidang Kedudukan

Proyeksi pada peta yang berdasarkan dengan kedudukan bidangnya itu di bedakan menjadi 3, di antaranya yaitu :

  • Proyeksi Normal :
    • Ini merupakan suatu proyeksi pada peta yang garis sumbu dan pada bidang proyeksinya itu saling berimpit yaitu dengan sumbu bumi.
  • Proyeksi Miring :
    • Ini merupakan suatu proyeksi pada peta yang garis sumbu dan pada bidang proyeksinya itu untuk memotong di antaranya yaitu sumbu bola bumi dan juga garis ekuator.
  • Proyeksi Transversal :
    • Ini merupakan suatu proyeksi pada peta yang garis sumbu dan pada bidang proyeksinya itu saling berimpit dengan garis ekuator.

Dan dapat di gunakanan apabila dijabarkan dengan sebagai berikut yaitu :

Menurut Seluruh Dunia :

  • Di dalam 2 belahan bumi ini akan memakai Proyeksi Zenithal Kutub.
  • Peta – Peta statistika ini yaitu dengan penyebaran penduduk dan itu hasil dari pertanian dan seterusnya, maka pakailah Mollweide.
  • Arus laut dan iklim ini di pakai Mollweide atau Gall.
  • Navigasi apabila dengan arah kompas tetap ini di pakai Mercator.
  • Navigasi apabila dengan jarak yang terpendek yaitu dengan melalui lingkaran besar ini pakai Gnomonik.

Menurut Gambarannya :

  • Untuk menggambarkan suatu daerah kutub itu harus menggunakan proyeksi zenithal yang jaraknya sama.
  • Untuk menggambarkan suatu daerah bumi ini ada bagiannya yaitu selatan itu di gunakan untuk Proyeksi Bonne dan Proyeksi Sinusoidal.
  • Untuk daerah yang lebar ke samping dan juga terletaknya tidak jauh dari khatulistiwa, itu pilihan dari salah satu dari proyeksi yang barjenis kerucut.
  • Untuk daerah yang membujur pipih Utara dan Selatan ataupun juga yang letaknya tidak jauh dari khatulistiwa maka pilih dengan menggunakan Proyeksi Bonne.

Macam – Macam Proyeksi Peta

Dibawah ini Macam – Macam Dari Proyeksi Peta, diantaranya yaitu :

Proyeksi Azimuthal (Zenithal)

Proyeksi Peta
Proyeksi Peta

Proyeksi yang ada dibidang datar ini sering disebut juga dengan proyeksi azimutal atau zenital. Proyeksi ini menggunakan bidang datar yaitu untuk bidang proyeksi.

Yang dimaksud dengan Proyeksi azimuthal ini yaitu sebuah proyeksi peta yang memakai suatu bidang yang datar untuk di gunakan yaitu sebagai proyeksinya.

Yang mana pada proyeksi ini juga telah membahas yang mengenai tentang bola bumi yang mana hanya berpusat pada satu titik. Selain dari itu Proyeksi azimuthal ini di kenal dengan proyeksi zenithal.

Yang mana pada proyeksi azimuthal ini dapat atau bisa di golongkan diantaranya yaitu sebagai berikut.

  • A. Proyeksi Azimuthal Normal :
    • Yang mana pada bidang proyeksinya ini saling bersinggungan dengan kutub.
    • Maka dari itu jenis proyeksi ini di nilai sangat cocok untuk dapat menggambarkan dengan daerah kutub.
  • B. Proyeksi Azimuthal Transversal :
    • Yang mana pada bidang proyeksinya ini juga mempunyai suatu bentuk yang tegak lurus dan yang selaras dengan ekuator.
  • C. Proyeksi Azimuthal Miring Atau Oblique :
    • Yang mana pada bidang proyeksinya ini saling menyinggung terhadap suatu tempat antara kutub dan juga equator.
Proyeksi Peta
Proyeksi Peta

Ciri – Ciri Dari Proyeksi Zenithal Atau Azimuthal

Dibawah ini ada beberapa ciri dari proyeksi zenithal atau azimuthal :

  • Pada tiap – tiap garis bujurnya itu ialah merupakan garis lurus yang berpusat pada suatu kutub.
  • Bentuk dari gambaran pada Garis lintang itu membentuk suatu lingkaran yang konsentris untuk mengitari kutub.
  • Sudut yang terdapat di antara garis bujur di peta ini juga mempunyai ukuran yang sama.
  • Seluruh permukaan bumi ini berbentuk bulat yaitu dengan seperti suatu lingkaran yang ada saat digambar dengan proyeksi ini.

Nah itulah beberapa penjelasan dari ciri – ciri proyeksi zenithal atau azimuthal, dan kemudian di lanjutkan dengan mengenai tentang proyeksi kerucut seperti dibawah ini.

Proyeksi Kerucut

Proyeksi Peta
Proyeksi Peta

Proyeksi bidang kerucut, yaitu dengan proyeksi yang menggunakan bidang kerucut yaitu sebagai bidang proyeksi.

Di dalam untuk menggambarkan proyeksi kerucut ini bisa menggunakan dengan bidang proyeksi yang berbentuk kerucut di dalam menggambarkan bentuk pada bola bumi.

Setelah itu proyeksi kerucut ini juga dinilai sangat efisien untuk bisa atau dapat di pergunakan di dalam menggambar suatu daerah lintang 45º atau merupakan lintang tengah.

Setelah dari pada proyeksi kerucut tersebut ini juga bisa di bedakan menjadi seperti berikut ini :

  • A. Proyeksi Kerucut Normal :
    • Ini merupakan suatu garis singgung yang bidangnya kerucut yang terdapat di bola bumi yang letaknya berada pada suatu paralel atau yang standar.
  • B. Proyeksi Kerucut Transversal :
    • Ini merupakan suatu sumbu dari kerucut yang letaknya itu yang berada tegak lurus tepat pada sumbu bumi.
  • C. Proyeksi Kerucut Miring :
    • Yang mana untuk sumbu kerucut ini bisa membentuk suatu garis miring yang tepat yang berada pada sumbu bumi.

Ciri – Ciri Proyeksi Kerucut

Dibawah ini merupakan beberapa ciri dari proyeksi kerucut :

  • Menurut setiap garis bujurnya itu ialah menjadi sebuah garis yang lurus dan saling berkonvergensi terhadap kutub.
  • Selanjutnya pada garis lintangnya itu ialah menjadi sebuah busur yang berbentuk lingkaran dan berpusat pada titik – titik kutub dibumi.
  • Tidaklah mungkin bisa untuk dapat menggambarkan keseluruhan permukaan bumi tersebut, karena pada salah satu kutub bumi tersebut tidaklah bisa digambarkan.
  • Semua proyeksi tidaklah berbentuk lingkaran sempurna, sehingga sangat bagus untuk digambarkannya sebuah garis lintang yang rendah.

selesai sudah penjelasan dari ciri – ciri proyeksi kerucut itu, selanjutnya akan dijelaskan tentang sebuah proyeksi silinder yang lebih jelasnya sebagai berikut.

Proyeksi Silinder (Cylindrical)

Proyeksi Peta
Proyeksi Peta

Proyeksi yang bidangnya silinder itu merupakan sebuah proyeksi yang mempergunakan bidang yang silinder untuk bidang proyeksinya.

Didalam proses pembentuk proyeksi silinder itu dapat dengan mudah mempergunakan salah satu bidang proyeksinya yang memiliki bentuk silinder dalam penjelasan seluruh daerah pada permukaan bumi ini.

Pengguaan suatu proyeksi silinder tersebut dinilainya sangatlah cocok untuk menggambarkan sutau luas dari suatu wilayah garis khatulistiwanya atau bahkan juga garis lintang rendahnya.

Berikut ini beberapa keuntungan yang dapat didapatkan yaitu dengan memanfaatkan proyeksi silindernya, yang antaranya :

  • Dapat dengan mudah menggambarkan sebuah daerah yang cukuplah luas.
  • Dapat dengan mudah menerangkan sebuah gambaran dari daerahnya disekitaran garis khatulistiwanya.
  • Dapat menjelaskan daerah kutub tersebut dengan cara menyamai titik – titiknya yang bisa digambarkan selayaknya garis lurus.
  • Dan apabila semakin dekat dengan kutub, dengan mudah dapat melanjutkannya menjadi semakin luas wilayahnya.

Penjelasan mengenai keuntungan proyeksi diatas tersebut sangatlah cocok untuk menggambarkan suatu daerah ekuatornya, karena apabila kearah kutub itu bisa membuat terjadinya sebuah peluasan garis lintangnya.

Syarat – Syarat Proyeksi Peta

Dibawah ini merupakan syarat – syarat peta yang bisa dikatakan baik, yaitu antaranya :

Equiualent

Memiliki arti sebagai luasnya peta yang dibandingkan dengan sebuah luas pada permukaan bumi.

Conform

Memiliki arti sebagai bentuk terhadap petanya yang bisa sama dengan bentuk keasliannya.

Equidistant

Memiliki arti sebagai jarak terhadap petanya yang bisa dibandingkan dengan sebuah jaraknya.

Sekian dulu yang dapat disampaikan oleh edmodo.id Semoga saja materi proyeksi peta diatas ini dapat membantu anda – anda sekalian dalam menambah ilmu tentang pemetaan.

Baca Juga :