Contoh Interaksi Sosial Dalam Kehidupan Sehari hari

Posted on

Contoh Interaksi Sosial Dalam Kehidupan Sehari hari – Pembahasan yang akan edmodo.id ulas saat ini yaitu mengenai contoh interaksi sosial dalam kehidupan sehari – hari lengkap beserta pengertian, bentuk, ciri dan contohnya.

Nah untuk melengkapi isi dari tema pembahasan kita kali ini, maka yuk simak ulasan selengkapnya di bawah ini :

Pengertian Interaksi Sosial

Contoh Interaksi Sosial Dalam Kehidupan Sehari hari
Contoh Interaksi Sosial Dalam Kehidupan Sehari hari

Pengertian Interaksi sosial ialah merupakan sebuah hubungan sosial yang bersifat dinamis juga saling terikat dengan hubungan bersama individu satu dan individu lainnya, kelompok satu dan kelompok lainnya serta individu dan kelompok.

Didalam praktek kehidupan sehari – harinya semestinya kita tidaklah terlepas dari interaksi sosial itu.

Interaksi sosial mengartikan bahwa hubungan sosial itu sangat berpengaruh untuk manusia dengan manusianya yang lain.

Manusia diartikan sebagai sosok makhluk sosial, maka oleh dari itu sangatlah memerlukan sikap interaksi sosial tersebut, yang dimana interaksi itu bisa berlangsung diselama hidup kita dalam lingkunga bermasyarakat.

Sedangkan menurut seorang Macionis menjelaskan bahwasannya interaksi sosial itu merupakan sebuah proses yang mana orang – orang saling beraksi serta bereaksi bersama satu sama dengan yang lainnya didalam satu kesatuan hubungan atau juga sebagai relasi.

Bentuk Interaksi Sosial

Menurut macam bentuknya Interaksi sosial itu dibagi menjadi 2 bentuk, yaitu diantaranya dibawah ini : Baca Juga : Contoh Pelanggaran HAM

Interaksi Sosial Asosiatif

Yang pertama ini ialah Interaksi sosial asosiatif yaitu merupakan sebuah jenis interaksi ataupun hubungan sosial yang memiliki interaksi yang lebih terarah dan menyamakan atas persepsi diantara individunya, dan bisa saling menjalankan suatu diskusi yang lebih positif juga bisa saling hormat – menghormati pendapat dari orang lain.

Menurut bentuk interaksi sosial asosiatif tersebut juga dibagi menjadi 4 macam jenis yang diantaranya ialah :

1. Akomodasi

Salah satu bentuk dari interaksi sosial yang dapat dilakukan dengan cara mencari jalan atau solusi agar dapat menyelesaikan sebuah pertentangan yang bisa saja terjadi dan tidak membuat rugi siapapun.

Dimana saja dengan menggunakan interaksi akomodasi tersebut, proses pencarian bisa menyelesaikan masalah – masalah yang ada dan menjadi lebih mudah atau efektif serta tanpa menimbulkan efek yaitu pertengkaran diantara pihak yang saling terlibat. 

2. Asimilasi

Salah satu bentuk dari interaksi sosial yang dapat dilakukan dengan cara mencari solusi untuk dapat bersikap yang sewajar – wajarnya saja didalam bertingkah laku apabila sedang menghadapi suatu perbedaan pendapat atau juga perbedaan pada tujuan didalam proses pencapaian suatu hal.

Sehingga dengan adanya asimilasi tersebut, cara kita bertindak atau bertingkah itu dimasing – masing individunya dapatlah lebih terlihat menjadi lebih professional.

3. Kerjasama

Salah satu bentuk dari interaksi sosial yang bisa saja melibatkan beberapa pihak untuk dapat membentuk sebuah usaha bersama – sama.

Yang mana dengan adanya sikap kerjasama ini, sangat diharapkan untuk bisa mencapai tujuan secara bersama – sama dengan yang telah disepakati bersama. 

4. Akulturasi

Salah satu bentuk dari interaksi sosial yang bisa saja mengharuskan salah seorangnya untuk dapat menerima seluruh unsur – unsur budaya yang baru dengan beberapa catatan dengan tanpa menghilangkan unsur budayanya yang lama dan saling menjaga.

Sesungguhnya dengan adanya sikap akulturasi ini, kita semua sebagai warga masyarakat dapatlah lebih saling menghargai semua budaya yang terdapat disekitar lingkungan kita semua.

Interaksi Sosial Desosiatif

Dan yang kedua ini menurut Interaksi sosial desosiatif yaitu merupakan sebuah jenis dari interaksi sosial yang dapat dikatakan lagi lebih terarah kepada adanya suatu perpecahan, baik itu diantara individu, kelompok ataupun masyarakat.

Berdasarkan pengertiannya Interaksi tersebut umumnya dikenal dengan catatan interaksi yang lebih kearah interaksi yang negatif sebab terdapat berbagai peluang pada faktor perpecahan.

Dan berikut ini beberapa bentuk interaksi sosial desofiatif yang dibagi menjadi 3 yakni diantaranya :

1. Kontraversi

Menurut bentuk interaksinya yaitu mempunyai rasa tidak saling suka terhadap sesuatu baik itu pada manusianya atau pada hal – hal yang lainnya, tetapi rasa tidak suka tersebut hanyalah disimpannya didalam hati saja.

Sikap kontraversi tersebut tidaklah akan baik apabila terus menerus dijalankan atau dibudayakan, sebab hal tersebut dapatlah mengganggu dari bentuk interaksinya yang lain, yang biasa kita jalankan dalam keseharian kita.

2. Persaingan

Menurut bentuk interaksi sosialnya yaitu lebih kearah kepada suatu keingin dalam berkompetisi atau saling ingin mengalahkan satu dengan lainnya.

Persaingan tersebut memiliki tujuan untuk dapat memenangkan suatu hal atau meraih sesuatu yang ingin kita capai.

Dan dilihat dari bentuk persaingan tersebut dapat dinilai kearah positif atau juga kearah negatif.

Persaingan yang dirasa positif yaitu lebih menuju kearah sebuah persaingan yang bisa dilakukan secara sportif dengan rasa yang suka menjalankan hal itu dikarenakan benar – benar menginginkan sebuah kompetisi.

Dan bagi persaingan yang mengarah kenegatif ialah lebih menuju kesuatu keinginan dalam mendapatkan sesuatu yang juga orang lain dapat mencapai kepada hal yang sama.

3. Pertentangan

Menurut bentuk interaksi sosialnya yaitu bisa dilakukan dengan menggunakan cara yang bisa menentang kepada pihak lainnya yang juga saling terkait dalam mendapatkan hal – hal yang sama – sama diinginkannya.

Yang mana diketahui pertentangan tersebut sudah biasa dijalankan dengan cara – cara yang dikatakan keras, dan juga banyak sekali menimbulkan sebuah konflik atau persoalan.

Sehingga dengan adanya sebuah pertentangan tersebut bisa sekali berakibat dengan berakhirnya kejalur hukum sebab sudah sangat melampaui dari batas normalnya. 

Ciri – Ciri Interaksi Sosial

Contoh Interaksi Sosial Dalam Kehidupan Sehari hari
Contoh Interaksi Sosial Dalam Kehidupan Sehari hari

Dibawah ini beberapa ciri – ciri dari Interaksi social yaitu, diantaranya ialah : Baca Juga : Contoh Teks Laporan Percobaan

  • 1. Mempunyai jumlah pelaku yang lebih dari satu orang, serta interaksinya sangat membutuhkan aksi juga reaksi. Apabila salah seorang memberikan aksi atau sebuah tindakan, syarat dalam terjadinya sebuah interaksi ialah apabila tindakannya itu direspon oleh orang lain.
  • Pastikan Interaksi sosialnya menggunakan cara komunikasi dengan simbol – simbol yang khusus. Yang disebut dengan simbol – simbol yaitu berarti bahasa yang dipergunakan untuk bisa saling komunikasi. Simbol tersebut haruslah dipahami dengan masing – masing pihaknya yang saling berinteraksi agar komunikasinya dapat berjalan lancar.
  • Dan Interaksi sosialnya memuat sebuah dimensi waktu yang mencangkup masa yang lalu, masa yang kini juga masa kedepannya. Arti interaksi sosial tersebut di masyarakat, memiliki konteks waktu yang bisa menentukan suatu batasan diri dari interaksinya itu.
  • Terdapat tujuan yang menginginkan untuk dicapai. Serta kedua belah pihaknya yang saling berinteraksi itu tentunya mempunyai beberapa tujuan yang diinginkan untuk tercapai. Tanpa selalu diantaranya ada kedua pihaknya yang mempunyai tujuan yang sama juga, interaksi tersebut dapat kearah terhadap kerja sama maupun kearah pada sebuah pertentangan.

Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Diketahui Interaksi sosial tidak dapat terjadi bila tidak mencangkup 2 syarat seperti dibawah ini yakni :

Kontak sosial

Berdasarkan kontak sosialnya itu berasal dari sebuah Bahasa latin yaitu con / cum yang memiliki arti yaitu bersama – sama atau tangere yang mempunyai arti sebagai menyentuh. 

Kontak itu artinya ialah sama – sama saling menyentuh, namun menurut interaksi sosial, kontak tidaklah selalu terjadi pada interaksi ataupun hubungan fisik, sebab orang – orang bisa saja berbicara lewat telepon, hp ataupun surat (email).

Komunikasi

Komunikasi merupakan salah satu dari syarat interaksi sosial sebab dengan ada sebuah komunikasilah pesan yang ingin kita sampaikan itu bisa dengan mudah tersampaikan.

Berdasarkan harfiahnya, komunikasi merupakan kegiatan yang saling mengartikan perilaku yaitu gerakan fisik, berbicara ataupun sikapnya, serta beberapa perasaan yang dapat tersampaikan.

Memiliki 5 unsur pokok didalam berkomunikasi antaranya ialah :

  • Komunikator :
    Disebut sebagai orang yang dapat menyampaikan sebuah pesan.
  • Komunikan :
    Disebut sebagai orang ataupun sekelompok orang yang dapat menerima pesan tersebut.
  • Pesan :
    Disebut sebagai pesan yang didapatkan bisa berupa sebuah informasi, interuksi bahkan sebuah perasaan.
  • Media :
    Disebut sebagai alat yaitu untuk menyampaikan sebuah pesan.
  • Efek :
    Disebut sebagai pengaruh dari sebuah pesan yang telah disampaikan.

Contoh Interaksi Sosial Dalam Kehidupan Sehari hari

Contoh Interaksi Sosial Dalam Kehidupan Sehari hari
Contoh Interaksi Sosial Dalam Kehidupan Sehari hari

Begitu banyak interaksi sosial yang terjadi didalam kehidupan sehari – hari kita yang pastinya saja bisa melibatkan antara beberapa orang yang dapat terlibat dengan sebuah urusan atau hal – hal lainnya.

Dan berikut ini beberapa contoh dari interaksi sosial dalam kehidupan sehari – hari kita, silahkan simak contohnya :

(Baca Juga : Diferensiasi Sosial

Interaksi Sosial, Individu Dengan Individu

  • Ada seorang kakek yang memberikan cokelat kepada cucu – cunyanya.
  • Ada Seorang ayah yang mau menggendong anaknya.
  • Ada seorang remaja yang mau mengajari sahabatnya untuk belajar sholat.
  • Ada seorang ibu – ibu yang membeli sayuran kesalah seorang pedagang.
  • Ada seorang ibu yang mau menyuapi anaknya.

Interaksi Sosial, Individu dengan Kelompok

  • Terdapat penjual dengan beberapa pembelinya.
  • Terdapat guru bersama dengan siswa – siswinya.
  • Terdapat khutbah pada hari jumat disetiap masjid.
  • Terdapat presiden dengan seluruh rakyatnya.
  • Terdapat komandan dengan seluruh anggotanya.

Interaksi Sosial, Kelompok dengan Kelompok

  • Terjadinya pertemuan diantara anggota DPR dengan beberapa orang demonstran.
  • Terjadinya kerja sama diantara polisi dengan tni dalam memberantas kelompotan preman.
  • Terjadinya pelaksanaan reboisasi diantara beberapa guru dengan muridnya.
  • Terjadinya perlombaan diantara kelompok A dengan kelompok B.
  • Terjadinya kerja sama diantara anggota pmr dengan anggota pramuka didalam memberikan bantuan.

Cukup sekian dulu yang dapat edmodo.id sampaikan, semoga materi yang sudah edmodo sampaikan kali ini dapat menambah pengetahuan ilmu sosial dikehidupan sehari – hari kita. Baca Juga : Contoh Kajian Pustaka