Cara Memainkan Alat Musik Serunai

Posted on

Cara Memainkan Alat Musik Serunai – Assalamualaikum Wr Wb.Alhamdulillah atas izin Alloh SWT serta Ridho dari junjungan Kita Nabi Muhammad SAW, kita dapat berjumpa lagi dalam pembahasan artikel kali ini.

Dimana Edmodo.Id akan membahas materi dengan tema mengenai Cara Memainkan Alat Musik Serunai Menghasilkan Yang Berdasarkan Pengertian, Contoh dan Gambar Lengkap Serta Penjelasannya terbaru. Langsung saja pembahsannya dibawah ini.

Pengertian Alat Musik Serunai

Cara Memainkan Alat Musik Serunai

Serunai adalah alat musik yang dimainkan dengan meniup lubang di salah satu ujung bagian.

Serunai terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Namun, Serunai memiliki nama yang berbeda untuk setiap wilayah.

Sebelum tiba di Indonesia, Serunai mungkin dikenal sebagai Shehnai, alat musik dari wilayah India utara.

Alat musik ditiup langsung dengan mulut dan membutuhkan teknik pernapasan yang baik untuk memainkannya.

Seiring waktu, ia mulai dikenal oleh masyarakat, khususnya wilayah Sumatera Barat, dan kemudian membawa imigran ke seluruh wilayah Indonesia.

Bentuk Musik Serunai

Musik Serunai
Musik Serunai

Suling atau pupil seruling adalah alat musik tradisional yang terlihat seperti seruling. Serai memiliki panjang sekitar 10 ~ 12 cm dan seperti terompet di salah satu ujungnya.

Instrumen ini biasanya memiliki motif yang berbeda, ada yang semuanya hitam dan motifnya berwarna cerah. Ini memiliki lubang yang berfungsi sebagai tempat di mana suara keluar dan mengatur ritme.

Alat-alat musik juga dimainkan di berbagai acara, dari parade hingga pertunjukan seni dan pertunjukan musik hingga hiburan pribadi.

Serunai bukan satu-satunya alat musik tiup yang dimainkan. Saat dimainkan sendiri, tidak semua orang menyukai suaranya.

Cara Memainkan Alat Musik Serunai

Teknik bermain citarasa hampir sama dengan suling. Kami menyesuaikan suara dengan menutup lubang di bagian atas seruling. Selain menutup lubang, mengatur nafas juga memiliki dampak besar pada permainan.

Ketika dimainkan bersama, dimainkan bersama dengan alat musik seperti talempong, drum dan alat musik tradisional Minang lainnya. Di negara tetangga Malaysia, Serunai dikenal sebagai pendamping silikat.

Cara Membuat Alat Musik Serunai

Ada beberapa hal yang mungkin menjadi perhatian, yaitu lubang pukulan, bahan yang dibutuhkan dan berapa banyak dan seberapa besar lubang yang perlu dibuat.

Serpihan terbuat dari berbagai bahan seperti batang padi, kayu / buluh, tanduk hewan dan / atau daun kelapa.

  • Kayu yang digunakan memiliki panjang sekitar 20 cm dan memiliki 4 lubang dengan jarak 2,5 cm
  • Bagian yang ditiup seruling terdiri dari talang bambu atau batang padi tua.
  • Bagian yang ditiup dihubungkan oleh konektor panjang 5 cm yang terbuat dari kayu keras.
  • Konektor kemudian dilubangi untuk saluran udara dan terhubung ke badan poros dan poros di corong.

Ada juga konektor di bagian belakang piston yang terlihat seperti corong dengan diameter kurang dari 2 cm.

Fungsi Alat Musik Serunai

Alat-alat musik biasanya dimainkan pada acara-acara tradisional yang sibuk seperti upacara pernikahan, pengulu (Batagak Pangulu dalam bahasa Minang), dll.

Alat musik ini juga sering dimainkan secara bebas, baik saat memanen padi maupun saat bekerja di sawah. Musik juga populer untuk mengiringi pertunjukan Pencak-Silat.

Dalam satu pertunjukan, paduan suara dapat dimainkan solo (sendiri) dan dikombinasikan dengan alat musik tradisional lainnya seperti talempong, drum, dll. Yang menciptakan campuran suara dan irama Minang tradisional.

Puput serunai biasanya dimainkan dalam acara-acara adat yang ramai, seperti upacara perkahwinan, penghulu (batagak pangulu dalam bahasa Minang), dan sebagainya.

Alat muzik ini juga biasa dimainkan dengan bebas, baik individu, pada saat menuai padi atau ketika bekerja di ladang. Musik serunai juga popular untuk mengiringi persembahan silat Minang.

Dalam sebuah penampilan, serunai boleh dimainkan secara solo (sendirian) dan dapat digabung dengan alat muzik tradisional yang lain, seperti talempong, gendang, dan sebagainya yang menghasilkan perpaduan bunyi dan irama tradisional khas Minang.

Desain Alat Musik Tradisional Serunai

Alat musik ini terdiri dari dua potong kayu atau bambu berlubang dengan ukuran berbeda. Batang kecil yang disebut Puput (Pupuik). Bilah ini adalah sisi yang ditiup pemain dan bertindak sebagai sumber suara.

Batang yang lebih besar memiliki empat lubang atau lebih dan bertindak sebagai stylist. Kedua bagian ini disatukan menjadi komponen utama piston.

Bagian dari susunan bunyi krisan terdiri dari kayu dengan capo rapuh atau saluran bambu yang seukuran ibu jari. Bristle capo adalah sejenis semak yang memiliki lapisan kayu keras, tetapi memiliki bagian dalam yang lunak yang memudahkan perforasi.

Kayu sepanjang 20 cm menerima 4 lubang pada jarak 2,5 cm, yang menyebabkan perbedaan ketinggian dan kemiringan. Nada umum dalam alat musik Minang tradisional, termasuk seruling murid, adalah nada pentatonis “do-re-mi-fa-sol”.

Puput adalah bagian yang ditiup pada alat musik, biasanya terbuat dari kayu, talang bambu atau batang padi tua. Bagian ini dihubungkan oleh konektor yang bertindak sebagai dasar murid. Perkiraan. Panjang 5 cm dan terbuat dari kayu keras.

Konektor ini berlubang untuk saluran udara tiup yang dihubungkan oleh poros tubuh dan poros corong. Konektor di belakang juga berbentuk corong dengan diameter 2 cm.

Bagian corong adalah ujung potongan yang lebih besar dari ujung terompet. Fungsi bagian ini adalah untuk menambah atau mengurangi volume.

Bagian ini biasanya terbuat dari kayu, terutama gabus, tanduk kerbau, yang memiliki bentuk yang tajam dan meningkat secara alami, atau daun kelapa yang dibungkus. Panjangnya sekitar 10 hingga 12 cm, dengan diameter 6 cm di bagian yang membesar.

Krisan adalah alat musik tradisional Sumbawa yang ditiup. Potongan dimainkan secara teratur setelah panen padi (begabah). Para lansia membuat serai dengan batang padi (lolo pe). Sekarang terbuat dari bambu kecil yang dilubangi dan corongnya terbuat dari daun kelapa.

Ada 2 corong dalam labu, corong pertama agak kecil untuk ditiup dan corong kedua cukup besar untuk mengeraskan suara.

Cara untuk meniupkan serpihan adalah bahwa nafas kita tidak boleh pecah, caranya adalah Anda harus mengambil nafas di pipi Anda sehingga pipi Anda membengkak.

Cara Memainkan Alat Musik Serunai, Kemudian perlahan-lahan lepaskan napas di pipi Anda dan hirup udara berikutnya dari hidung Anda. Anda bisa belajar dengan meledakkan air yang ada di air mineral.

Sekarang dimainkan di acara Barodak dan upacara tradisional lainnya, tetapi nada (temung) berbeda di setiap acara.

Alat musik tradisional Minangkabau, Sumatera Barat, jenis dan. Diantaranya: 1. Serunai atau Sarunai alat musik tradisional Serunai (dalam bahasa lokal bakso Minangkabau disebut Sarunai), juga dikenal sebagai pupil flakes.

Jenis dan kategori alat musik tiup termasuk dalam komunitas Minang. Alat musik Sarunai ini menambah kekayaan perbendaharaan Indonesia.

Banjar Serunai adalah alat musik yang biasa dimainkan di acara Bakuntau atau dalam seni bela diri Banjar dari daerah sumber sungai. Meskipun instrumen seruling banjar jarang digunakan karena pementasan yang jarang dari silikat ini, penggunaan alat musik modern telah mulai menggantikan peran serunai banjar. Cara Memainkan Alat Musik Serunai

Kenali alat musik unik Sumatra di Sumatra. Alat musik Shehnai diyakini merupakan evolusi dari alat musik Pungi yang digunakan dalam musik pemikat ular tradisional India.

Alat musik ini dikenal tersebar secara merata di Sumatera Barat, khususnya di dataran tinggi dan juga di wilayah agama, di dataran rendah dan di lima puluh kota dan di sepanjang pantai Sumatera Barat. Cara Memainkan Alat Musik Serunai

Demikian Pembahasan kita pada kali ini di edmodo.id tentang Cara Memainkan Alat Musik Serunai. Nantikan Artikel Menaraik Lainya, tetap bersama kami. Terimaksih Semoga Membawa Manfaat.

“Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh”

Baca Juga: