Cara Aplikasi Herbisida Adengo

Cara Aplikasi Herbisida Adengo

Sobat Edmodo, Kenali Kelebihan Adengo:

Adengo merupakan herbisida yang dapat mengontrol gulma yang sulit diatasi, seperti rumput teki, coast cross, bahkan joint vetch. Selain itu, Adengo juga memiliki kelebihan lain seperti:

  • Memiliki formula khusus yang dapat menghambat kegiatan enzim photosystem II sehingga gulma gagal melakukan fotosintesis.
  • Dapat diaplikasikan pada tanah kering atau basah.
  • Jadi, Anda tidak perlu menunggu musim gugur atau musim semi untuk menghilangkan rumput liar.
  • Setelah aplikasi, tanaman yanng biasa ditanam akan tetap tumbuh dengan normal.
  • Dapat diaplikasikan pada tanaman padi, jagung, kedelai, gandum, atau tanaman-teh
  • Tidak memerlukan banyak waktu untuk aplikasi, hanya dalam beberapa jam, rumput liar dapat langsung hilang.
  • Dapat digunakan sepanjang tahun, tanpa memperhatikan cuaca.

Sobat Edmodo, Kenali Kekurangan Adengo:

Adengo bukanlah produk yang sempurna. Banyak keuntungan yang dimilikinya namun, Adengo juga memiliki kekurangan, seperti:

  • Menggunakan herbisida yang terlalu banyak dapat medatangkan dampak buruk bagi lingkungan sekitar.
  • Harga Adengo yang cukup mahal dan sulit dijangkau oleh petani kecil.
  • Adengo hanya bekerja pada gulma jenis tertentu saja, tidak bisa digunakan pada gulma jenis lain seperti brachiaria atau bahkan ilalang.
  • Adengo tidak dapat digunakan pada tanaman sayuran atau buah-buahan.
  • Kemudahan dalam pengaplikasiannya berbanding lurus dengan risiko pengaruh yang merugikan bagi lingkungan seperti keberadaan kumbang.api api yang selalu muncul disekitar area aplikasi adengo.
  • Area yang diaplikasikan Adengo harus dihindarkan dari kegiatan pemotongan rumput atau aktivitas perkembangbiakan bibit seperti germinasi.
  • Penggunaan Adengo dapat memerlukan izin dari dinas yang membidangi lingkungan dan kehutanan daerah setempat.

Penjelasan Detail Tentang Cara Aplikasi Adengo pada Pertanian:

Tanaman Dosis Waktu Aplikasi
Padi 50 – 70 cc/stand 2 – 3 Minggu Selepas Tanam (MST)
Kedelai 70 cc/stand 2 – 3 Minggu Selepas Tanam (MST)
Jagung 80-100 cc/stand 2-3 Minggu Selepas Tanam (MST)
Wheat 250 – 300 cc/stand 1 – 2 Leaf Stage

Cara Aplikasi Adengo Tergantung pada waktunya dan jenis tanaman yang ditanam. Jadi, sebelum menggunakan adengo, Anda perlu mengetahui dosis yang diperlukan. Semakin baik dosis, semakin baik juga hasil aplikasi. Jika menggunakan adengo yang cocok, maka rumput liar yang tumbuh di lingkungan pertanian Anda akan segera terkontrol.

13 FAQ Tentang Penggunaan Adengo:

1. Apa saja bahan aktif yang terkandung dalam Adengo?

Jawab: Bahan aktif yang terkandung dalam Adengo adalah propylen glikol yag berisi bentazon sebesar 480g/lit

2. Berapa dosis yang tepat untuk tanaman padi?

Jawab: Dosis yang tepat untuk tanaman padi sekitar 50-70 cc/stand

3. Apakah Adengo hanya berfungsi pada gulma tertentu saja?

Jawab: Ya, Adengo hanya berfungsi pada jenis gulma tertentu saja.

4. Apa saja tanaman yang dapat diaplikasikan dengan Adengo?

Jawab: Tanaman yang dapat diaplikasikan dengan Adengo adalah padi, jagung, kedelai, wheat, dan teh.

5. Apakah penggunaan Adengo berdampak pada lingkungan sekitar?

Jawab: Ya, penggunaan Adengo sangat memerlukan izin dari dinas lingkungan dan kehutanan setempat.

6. Bagaimana cara aplikasi Adengo?

Jawab: Pertama-tama, tambahkan Adengo ke tangki penyemprot Anda dan setelah itu campur dengan air. Selanjutnya, semprotkan Adengo pada tanaman yang ingin Anda aplikasikan dan pastikan bahwa aplikasi melembabkan seluruh permukaannya.

7. Apakah Adengo tersedia dalam bentuk cair atau serbuk?

Jawab: Adengo tersedia dalam bentuk cair yang dapat dicampur dengan air.

8. Berapa biaya yang diperlukan untuk membeli Adengo?

Jawab: Biaya untuk membeli Adengo tergantung pada ukuran yang dibutuhkan, tetapi umumnya berkisar antara Rp 400.000 – Rp 1.000.000.

9. Apakah Adengo membahayakan tanaman yang biasa ditanam?

Jawab: Tidak, Adengo sangat aman untuk tanaman biasa. Mereka tetap tumbuh dengan normal meskipun disemprot Adengo.

10. Kapan waktu yang tepat untuk menggunakan Adengo?

Jawab: Adengo dapat digunakan sepanjang tahun, tidak peduli kondisi cuaca.

11. Apakah ada efek samping jika menggunakan Adengo terlalu banyak?

Jawab: Ya, mengaplikasikan Adengo yang terlalu banyak dapat berdampak buruk bagi lingkungan sekitar. Oleh karena itu, pastikan untuk mengikuti dosis yang dianjurkan.

12. Apakah Adengo hanya dapat digunakan dalam skala besar saja?

Jawab: Adengo dapat digunakan baik dalam skala besar ataupun kecil, sesuai dengan kebutuhan petani.

13. Bisakah saya menggunakan Adengo pada sayuran atau buah-buahan?

Jawab: Tidak, Adengo hanya dapat digunakan pada tanaman padi, jagung, kedelai, wheat, dan teh saja.

Sobat Edmodo, Kesimpulan:

Penggunaan Adengo memang memerlukan beberapa pertimbangan, tetapi jika digunakan dengan benar, Adengo dapat menjadi solusi efektif untuk mengendalikan tumbuhan liar di sekitar lingkungan pertanian. Untuk hasil yang optimal pastikan untuk mengikuti dosis yang dianjurkan dan mencari izin dari pemerintah setempat.

Apabila kamu masih merasa bingung atau memiliki pertanyaan lain tentang cara penggunaan Adengo, maka jangan ragu untuk mencari bantuan dari ahli pertanian di sekitar kamu.

Salah satu sumber terpercaya adalah Kementerian Pertanian. Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat!

Disclaimer: Artikel ini hanya merupakan pendapat dan pengalaman penulis, tidak mewakili pendapat resmi dari Kementerian Pertanian. Sebelum menggunakan Adengo, konsultasikan terlebih dahulu dengan ahli pertanian Anda.