Aplikasi Ujian Nasional 2018

👋 Halo Sobat Edmodo, Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Ujian Nasional 2018?

Sejak 2016, Ujian Nasional (UN) resmi dihapuskan oleh pemerintah Indonesia dan digantikan dengan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Namun, AKM tetap menggunakan aplikasi UN untuk proses pelaksanaannya. Seiring dengan berkembangnya teknologi, aplikasi UN 2018 memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas secara detail mengenai Aplikasi Ujian Nasional 2018, mulai dari kelebihan, kekurangan, hingga informasi lengkap terkait pelaksanaan AKM. Yuk, simak informasi lengkapnya di bawah ini!

👑 Kelebihan Aplikasi Ujian Nasional 2018

1. Penerapan Teknologi Digital

Aplikasi UN 2018 menerapkan teknologi digital, sehingga sistem pengelolaannya menjadi lebih efisien dan terstruktur. Melalui aplikasi tersebut, proses ujian dapat diintegrasikan dengan sistem database, termasuk pengumpulan, pengolahan, dan distribusi hasil ujian kepada siswa dan guru.

2. Hemat Biaya

Penerapan teknologi digital pada aplikasi UN 2018 juga dapat menghemat biaya dalam pelaksanaannya. Dimana berbeda dengan UN tradisional yang membutuhkan banyak tenaga, blok, materi, dan instrumen yang rumit. Aplikasi UN lebih fleksibel sehingga dapat menghemat waktu dan biaya, tanpa mengurangi efektivitas dan akurasi hasil penilaian.

3. Pengurangan Kecurangan

Dengan penerapan aplikasi UN 2018, kecurangan dalam Ujian Nasional dapat berkurang atau bahkan dihilangkan. Hal ini terjadi karena aplikasi UN bersifat terstandardisasi dan memiliki fitur keamanan yang sangat ketat, seperti kamera pengawas, biometric security, dan tanda tangan digital

4. Meningkatkan Kompetensi Siswa

Aplikasi UN 2018 dilengkapi dengan rangkaian soal yang kompleks dan sistematis. Hal ini dapat meningkatkan kompetensi siswa untuk memahami, menganalisis, dan menyelesaikan problematika yang kompleks dalam satu bidang pelajaran tertentu.

5. Nilai Objektif dan Akurat

Dalam suatu ujian, penilaian yang objektif dan akurat sangat penting. Aplikasi UN 2018 memiliki skoring otomatis yang sangat akurat, sehingga nilai yang dihasilkan benar-benar mewakili kemampuan siswa secara objektif.

6. Mempercepat Proses Pelaporan Hasil Ujian

Aplikasi UN 2018 mempercepat proses pelaporan hasil ujian kepada siswa dan guru. Sehingga, siswa, guru, dan pihak terkait dapat segera mengetahui hasil ujian dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

7. Memfasilitasi Pendidikan Daring

Aplikasi UN 2018 dapat menjadi alat yang tepat untuk memfasilitasi pendidikan daring pada masa pandemi Covid-19. Dengan aplikasi tersebut, siswa dapat melakukan ujian secara daring, sekaligus mengikuti pembelajaran daring yang disediakan oleh guru.

👎 Kekurangan Aplikasi Ujian Nasional 2018

1. Pembiasaan pada Sistem UN Konvensional

Sistem UN konvensional telah lama menjadi bagian dari budaya pendidikan Indonesia, sehingga siswa, guru, dan orang tua lebih akrab dengan cara UN tersebut. Dengan memperkenalkan aplikasi UN, siswa harus beradaptasi dengan cara baru dan terkadang merasa sulit.

2. Keterbatasan Teknologi

Aplikasi UN memerlukan infrastruktur yang memadai, seperti koneksi internet yang stabil, alat untuk memeriksa keamanan, dan alat-alat untuk mendukung teknologi informasi lainnya. Sayangnya, hal ini masih menjadi kendala di sebagian besar daerah di Indonesia.

3. Ketergantungan Siswa Pada Teknologi

Di era digital seperti saat ini, kemampuan siswa untuk memanfaatkan teknologi menjadi sangat penting. Namun, dengan aplikasi UN, siswa cenderung menjadi tergantung pada teknologi dan kurang menggunakan kemampuan akademik atau keterampilan peserta didik lainnya.

4. Kerusakan Sistem pada Saat Pelaksanaan Ujian

Salah satu kelemahan teknologi adalah ketidakmampuannya untuk berfungsi dalam keadaan yang tidak stabil. Kerusakan pada jaringan internet atau kerusakan pada perangkat komputer siswa dapat mengganggu pelaksanaan ujian dan bahkan dapat mempengaruhi akurasi hasil penilaian.

5. Keterbatasan Soal

Meskipun terdapat sejumlah soal dalam aplikasi UN, namun soal-soal tersebut tidak selalu lengkap atau memadai untuk memenuhi kebutuhan ujian. Selain itu, aplikasi UN tidak selalu dapat mempertimbangkan beragam konteks atau situasi yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan ujian.

6. Keterbatasan Penilaian Soal Esai

Aplikasi UN dapat mengakomodasi bagian-bagian tertentu dalam ujian, seperti soal pilihan ganda atau benar-salah. Namun, aplikasi tersebut masih kesulitan dalam mengevaluasi atau menilai soal esai, karena banyaknya faktor yang harus dipertimbangkan dalam membuat penilaian yang tepat.

7. Kebijakan Pemerintah Yang Terus Berubah-ubah

Pelaksanaan AKM, termasuk dalam aplikasi UN, seringkali mengalami perubahan dan revisi kebijakan dari pemerintah. Hal ini dapat membuat siswa, guru, atau sekolah menjadi kebingungan dan kesulitan dalam mengikuti perubahan yang berlaku.

📋 Informasi Lengkap Aplikasi Ujian Nasional 2018

Aplikasi Ujian Nasional 2018
Tujuan: Menyediakan alat digital yang efektif dan efisien untuk pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum
Fungsi: Pelaksanaan ujian, pengolahan hasil, pendataan ujian, pelaporan hasil
Cakupan: Semua jenjang pendidikan (SD, SMP,SMA, SMK)
Sistem Operasi: Windows, Linux, atau macOS
Fitur Utama: Soal terdiri dari benar/salah dan pilihan ganda, sistem keamanan canggih, skoring otomatis, pengiriman hasil ujian, dan fasilitasi pembelajaran daring
Dokumen Pendukung: Buku panduan dan tuntunan ujian untuk siswa dan guru, materi pendukung untuk pembelajaran

🔎 13 FAQ Seputar Aplikasi Ujian Nasional 2018

1. Apa itu Aplikasi Ujian Nasional 2018?

Aplikasi Ujian Nasional 2018 adalah alat digital yang digunakan untuk pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) pada semua tingkatan pendidikan di Indonesia.

2. Siapa yang berwenang untuk menggunakan aplikasi UN 2018?

Aplikasi UN 2018 dapat digunakan oleh siswa, guru, dan pihak terkait dalam pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).

3. Apa saja fitur utama dari aplikasi UN 2018?

Fitur utama dari aplikasi UN 2018 antara lain soal terdiri dari benar/salah dan pilihan ganda, sistem keamanan canggih, skoring otomatis, pengiriman hasil ujian, dan fasilitasi pembelajaran daring.

4. Bagaimana cara mengunduh dan menginstal aplikasi UN 2018?

Sekolah atau lembaga pendidikan yang terdaftar di bawah naungan Dinas Pendidikan setempat akan mendapat akses dan petunjuk untuk melakukan unduhan dan instalasi aplikasi UN 2018.

5. Apakah aplikasi UN 2018 dapat diakses secara online atau offline?

Aplikasi UN 2018 hanya dapat diakses secara offline, namun untuk mendownload dan mengunggah data ujian ke server dapat diakses secara online.

6. Apa saja keuntungan yang dapat diperoleh ketika menggunakn aplikasi UN 2018?

Ketika menggunakan aplikasi UN 2018, siswa dapat memperoleh manfaat berupa ujian yang lebih canggih, cepat, akurat, dan aman. Selain itu, siswa juga dapat memperoleh kemudahan dalam pembelajaran daring.

7. Apa kelemahan dari aplikasi UN 2018?

Beberapa kelemahan dari aplikasi UN 2018 antara lain pembiasaan pada sistem tradisional, ketergantungan pada teknologi, kelemahan dalam menilai soal esai, keterbatasan soal, hingga kebijakan pemerintah yang terus berubah-ubah.

8. Apa saja persyaratan utama yang harus dipenuhi untuk mengikuti aplikasi UN 2018?

Persyaratan utama yang harus dipenuhi adalah adanya jaringan internet yang stabil, perangkat komputer atau gadget yang memadai untuk proses ujian, dan kemampuan siswa dalam memanfaatkan aplikasi UN secara maksimal.

9. Apakah hasil ujian dari aplikasi UN 2018 dapat dijadikan bukti kelulusan?

Hasil ujian dari aplikasi UN 2018 dapat dijadikan sebagai salah satu tolak ukur kelulusan siswa, tetapi sistem Ujian Nasional masih dikembangkan oleh pemerintah dan beberapa daerah di Indonesia belum mengenal ujian tersebut.

10. Apa yang harus dilakukan jika terjadi masalah teknis dalam pelaksanaan ujian dengan aplikasi UN 2018?

Jika terjadi masalah teknis, segera hubungi pihak sekolah atau lembaga pendidikan untuk melakukan pengecekan dan perbaikan sesuai dengan petunjuk atau panduan.

11. Apakah aplikasi UN 2018 dapat diakses melalui platform mobile?

Untuk saat ini, aplikasi UN 2018 hanya dapat diakses melalui perangkat komputer atau laptop.

12. Berkas apa saja yang harus disiapkan ketika akan mengikuti ujian dengan aplikasi UN 2018?

Berkas yang harus disiapkan adalah perangkat komputer atau laptop, sambungan internet yang stabil, dan jejar komputer atau laptop yang memadai untuk mendukung pengelolaan data ujian.

13. Apakah pemerintah memiliki rencana untuk mengembangkan aplikasi UN secara terus-menerus?

Ya, pemerintah terus mengembangkan aplikasi UN 2018 dengan menyediakan pembaruan atau versi terbaru sesuai dengan kebutuhan dalam pengelolaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).

🌟 Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa Aplikasi Ujian Nasional 2018 memiliki kelebihan dan kekurangan. Aplikasi ini menerapkan teknologi digital, hemat biaya, mengurangi kecurangan, meningkatkan kompetensi siswa, nilai akurat, serta dapat mempercepat proses pelaporan hasil ujian. Namun, aplikasi ini masih memiliki kekurangan, seperti pembiasaan pada sistem UN konvensional, keterbatasan teknologi, dan kesulitan dalam mengevaluasi soal esai.

Walaupun beberapa kekurangan tersebut, aplikasi UN 2018 tetap menjadi inovasi dalam bidang pendidikan di Indonesia. Diharapkan, penggunaan aplikasi UN 2018 dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia serta mendorong generasi muda untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi di masa depan.

📌 Disclaimer

Informasi dalam artikel ini hanya sebagai referensi dan tidak dapat dijadikan sebagai sumber keputusan atau saran untuk mengambil tindakan tertentu. Pandemi Covid-19 sangat merubah lingkungan dan sistem pendidikan di seluruh dunia. Harap pastikan bahwa semua informasi tersebut masih berlaku sesuai dengan kondisi aktual. Kami tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau kerusakan yang mungkin terjadi akibat penggunaan atau tindakan yang diambil berdasarkan informasi di atas.